Saturday 24 January 2026 - 23:50
Kisah Para Ulama | Meninggalkan Kelas demi Menjaga Keikhlasan

Hawzah/ Di kelas Ayatullah Borujerdi, keberanian Ayatullah Bahjat dalam memberikan sanggahan ilmiah menarik perhatian banyak orang. Namun tiba-tiba Beliau diam dan absen selama beberapa hari. Apa alasannya? Menghindari popularitas (syuhrah). Perilaku ini adalah tanda dari perjalanan spiritual yang mendalam dan keikhlasan Beliau.

Dilansir dari lapotran Berita Hawzah, Syaikh Murteza Hairi dalam salah satu kenangannya tentang keengganan Ayatullah Bahjat terhadap popularitas menuturkan hal berikut:

Ketika Ayatullah Bahjat hadir di kelas, Beliau memberi sanggahan-sanggahan penting, sehingga menarik perhatian Ayatullah Borujerdi. Sanggahan-sanggahan yang diajukan oleh Ayatullah Bahjat terkadang memakan waktu kelas selama beberapa hari berturut-turut.

Beliau (Syaikh Hairi) berkata: "Setelah beberapa waktu, kami menyadari bahwa Ayatullah Bahjat tidak hadir di kelas selama beberapa hari. Bahkan saya bertanya kepada Ayatullah Borujerdi, namun Beliau pun tidak mengetahui alasannya."

Ayatullah Hairi berkata: "Setelah beberapa hari, Ayatullah Bahjat datang; namun Beliau tidak berbicara dan diam. Saya bertanya kepada Beliau: 'Tuan, apa yang terjadi? Mengapa Anda tidak memberikan sanggahan lagi terhadap pelajaran-pelajaran di kelas?'"

"Awalnya kami mengira ada seseorang yang bersikap tidak sopan terhadap Beliau; namun setelah kami selidiki, kami menyadari bahwa Beliau ingin menghindari popularitas, karena pada masa itu nama Beliau mulai menjadi perbincangan banyak orang." Ayatullah Hairi berkata: "Beliau telah lulus ujian dirinya sendiri sejak awal dan menjauhi kedudukan dunia dan popularitas."

Sumber: Zalal-e Hikmat; Zendegi va Soluk-e Ayatullah Bahjat, hlm. 27.

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha